بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Kenapa Sich, Kamu Bisa jatuh Cinta?

Posted on Sabtu, Oktober 03, 2009, under

سْــــــــــــــــــــــم اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم






malam minggu.. muh tulis catatan ini, masih sepi belum ada yang mendampingi... dingin lagi.. but it's fine masih ada bro n'sis di fb, yang selalu bisa mengusir kesepian di hati muh ini... :)

eh, bro n'sis tau ga sich jatuh cinta? pasti diantara bro n'sis pernah dong ngalami jatuh cinta.. iya enggak.. iya enggak... :)

jatuh cinta.. jatuh cintrong.. or fall in love.. is beatiful sign..
yach emang gitu dech... namanya jatuh cinta itu indah banget rasanya. rasanya sulit banget buat ngilangin itu. siang malem ke bayang terus wajah sang kekasih. uhhh.. sampe pegel dech.. :)

eh, jatuh cinta itu ternyata masih dalam bentuk samar lohh..., masih belum jelas. klo nikah ntu baru jelas. dalam artian gini, orang yang bro n'sis cintai itu masih belum bisa kita miliki, hanya bisa ke bayang aja... terus bermain2 dech si yayang di dalam hati bro n'sis. karena dia ntu masih milik ortunya dan milik Allah SWT. dia belum dibeli atas nama Allah SWT. klo dah ijab qabul baru dech.. bro n'sis 'telen' juga ga papa.. he he he:)

Nah! sesuatu yang masih samar2 dan remang2 harus diperjelas dong... Apalagi ini soal cinta dan hati. Harus bener2 diperjelas, sejelas2nya. (kenapa sich harus diperjelas, muh?) karena klo nyesel belakangan dah ga ada gunanya bro... klo alasan bro n'sis sampe jatuh cinta aja dah ga jelas, gimana nantinya?

waktu bro n'sis jatuh cinta, bro n'sis kudu n'wajib memperjelas penyebab bro n'sis ntu jatuh cinta. apa karena doi ntu cakep, tajir, ningrat, mirip muh.. hehehe..:p, ato mirip aldo, ade, arfan, arung, fathi, hilal, jaisun, barly, yaya, jibrut, eric, addien.. ato mirip ira, fay, zy, fii, va, nad.. ato malah mirip "grandong", ato karena si doi ntu sholeh ato sholehah?

Nah! btw, bro n'sis tau ga sich...
alasan2 yang syar'i dan dapat diterima akal sehat yang memungkinkan bro n'sis buat ngelanjutin "perjuangan" jatuh cinta bro n'sis? setelah muh telusuri, ternyata alasan2 itu cuma ada 2 alasan. apa aja sich.. yok, kita simak bareng2...

-----------------------------------------------------------------
alasan pertama, inget yach... enggak karena nafsu...
-----------------------------------------------------------------

maksudnya gini, bro n'sis boleh ngelanjutin jatuh cinta bro n'sis asalkan bukan karena nafsu. karena, klo jatuh cinta karena nafsu, disamping akan mengecewakan, juga akan dibutakan dan ditulikan oleh cinta. nah lho, gawat kan? inget baek2 nich sabda dari Nabi SAW:

" Kecintaanmu kepada sesuatu, bisa membuatmu buta dan tuli" (HR. Ahmad)

Nah! bahkan bisa lebih parah lagi lohh... klo bro n'sis ga ati2, jatuh cinta karena nafsu bisa membuat bro n'sis jadi hina, karena bro n'sis diperbudak ma nafsu. (b'arti klo ati2, ga dong muh) hemm.. nich bocah.. emangnya ente mau jadi budak nafsu...

orang bijak pernah bilang gini:
" Sesungguhnya syahwat itu dapat mengubah raja menjdai budak, sedangkan kesabaran itu dapat mengubah hamba menjadi raja. Bukankah anda melihat kisah Yusuf dan Zulaikha? "

----------------------------------------------------
terus alasan yang kedua, memenuhi 4 hal..
----------------------------------------------------

my bro n'sis yang cakep2 n' cantik2..
klo bro n'sis lagi naksir ma muh eh 'someone' maksudnya, haruslah memenuhi 4 hal yang dianjurkan oleh Rasul SAW. kita semua tau ntu, diantaranya; cantik ato cakep hatinya, kaya bathinnya alias dewasa, baik nasabnya alias keturunan orang baek2, dan bagus semuanya ( ya aqidahnya, ibadahnya, akhlaknya, de-el-el). kayak yang pernah disabdakan oelh Nabi SAW.

" Wanita itu dinikahi (laki2 dipertimbangkan pinangannya) karena empat hal. pertama, karena kecantikan (kecakepannya). kedua, karena hartanya. ketiga, karena keturunanya. keempat, karena agamanya. Maka pentingkanlah agamanya karena akan mengokohkan peganganmu. "

Maksudnya "pentingkanlah agamanya" gini bro n'sis, kita memandang dan mengukur calon istri ato suami dari kacamata agama bukan kacamata kuda ato kacamata riben.. :) termasuk kecantikan, kekayaan, keturunan, de-el-el.

(Nah! muh, boleh ga sich klo gue nyari calon gue yang cantik mukanya, tajir, keturunan ningrat?) ya, boleh2 aja ko k bro... asal ntu ga jadi prioritas utama. tapi hebat loh, klo bro n'sis bisa ngedapetin ke-empat2 nya... ya udah cantik, tajir, trus keturunan orang hebat kayak keturunan Rasulullah SAW, hatinya cakep, dewasa, n'agamanya MasyaAllah ga usah diragukan lagi.. pancen TOP! wah... siapa yang ga mau coba ?! klo ada yang kayak gitu, muh juga mau...



udah dulu yach...

semoga bermanfaat, maafin muh ya klo ada kata2 muh yang keseleo.. tolong diurut, dilurusin. maklum muh masih belajar...:)

sampe ketemu lagi dicatatan muh berikutnya.. insyaAllah .

Wassalam..


Tangerang, 03 Oktober 2009-sabtu





by: muhammad miftachurrohman



edit post

Kota Dunia Kota-MU Jua

Posted on Jumat, Oktober 02, 2009, under




Sepenat apa pun.
Kesibukan nuansa kota.
Tiada alasan apa pun.
'Tuk abaikan kewajiban kita.

Kepada-NYA kita berasal.
Kepada-NYA kita kembali.

Segarang apa pun.
Makhluk-makhluk kota.
Sehebat apa pun.
Orang-orang kota.
Mereka semua makhluk-NYA.
Berada di bawah genggaman-NYA.

Aku yang kecil ini.
Mengharap belas kasih-MU, Yaa Robbi.

Adalah kota dunia,
kota-MU jua.
Kita hanya menumpang.
Kita hanya penumpang.



edit post

Demi Cinta Lakukanlah

Posted on Jumat, Oktober 02, 2009, under




Demi Cinta
Jiwa lemah jadi kuat
Demi Cinta
Jarak jauh jadi dekat
Demi Cinta
Tubuh loyo jadi tegap
Demi Cinta
Perut kosong jadi padat
Demi Cinta
Panas besi jadi karat
Karena Cinta
Bukalah hati dan mata
Agar semua usaha tidak sia-sia

edit post

Samudera Bijak

Posted on Jumat, Oktober 02, 2009, under















Kemarau melanda separuh jiwa
Inginnya langit meminta awan...
Turunkan hujan basahi dahan
Antara langit dan awan, tiada daya...


Samudera pun bijak... mengerti keinginan mereka
Entah bagaimana... uap air mendadak terbang
Mungkin mentari mengetahui keadaan itu
Untuk mengusir keringnya bumi... separuh jiwa
Air pula turut hujan turun... bersamaan jua...

edit post

Kasih Alloh

Posted on Kamis, Oktober 01, 2009, under


Kerinduan naluri merebak
merata di jiwa,
Menangis-nangis sendu memelas-melas
Mengharap hadirnya di kelak nanti
Turut serta bersamanya membaur riuh-rendah

Berdzikir, bertasbih kepada-NYA
Mengharap ridho rahmat yang halal
Menyingkir kebathilan tertimbun gunung terjal
berhamburan padanya yang ridho
Makhluk amat merindu syafa'at penuh sungguh

edit post